Rabu, 23 Maret 2016

VIDEO TAG HTML5

Praktikum 3

I.            TUJUAN
Mengenal cara menyajikan file audio menggunakan HTML5
II.            ALAT DAN BAHAN
Notepad++
III.            DASAR TEORI

HTML5, CSS, Javascript
HTML5 adalah sebuah bahasa markah untuk menstrukturkan dan menampilkan isi dari World Wide Web, sebuah teknologi inti dari Internet. HTML5 adalah revisi kelima dari HTML dan hingga bulan Juni 2011 masih dalam pengembangan. Meskipun HTML5 telah dikenal luas oleh para pengembang web sejak lama, HTML5 baru mencuat pada April 2010 setelah CEO Apple Inc., Steve Jobs, mengatakan bahwa dengan pengembangan HTML5, "Adobe Flash sudah tidak dibutuhkan lagi untuk menyaksikan video atau menyaksikan konten apapun di web".
 
Kemudian untuk mengontrol audio menggunakan javascript DOM. Dimulai dengan memberi ID pada tag audio untuk bisa diakses menggunakan document.getElementById(). Setelah itu dapat menggunakan perintah play(), pause() untuk fungsi play dan pause, dan bisa menggunakan perintah currentTime=0 untuk mereset audio.
Sedangkan Cascading Style Sheet (CSS) adalah bahasa pemrograman web yang digunakan untuk memberi hiasan dan mengatur gaya tampilan / layout halaman web supaya lebih menarik..

HTML5 Video Tag
HTML <video> element digunakan untuk merujuk sumber file video, sehingga dapat diputar (dimainkan) pada halaman web.
Dalam merujuk sumber file video, digunakan attribute src yang menunjukkan source (sumber) yang mengarah pada link file video tersebut berada (disimpan), ditulis baik didalam element <video> itu sendiri atau didalam element <source> yang merepresentasikan sumber video lebih dari satu format, sehingga browser dapat memilih format video yang tepat (didukung) .

 
 
IV. Hasil Praktikum


Silahkan Test 


V. Kesimpulan

Pada praktikum ini saya menggunakan <video> untuk menambahkan video kedalam sebuah web yang akan saya buat.
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Rabu, 16 Maret 2016

Audio Tag dengan tambahan Slider

I. Tujuan
Mahasiswa mampu dan mengetahui cara menampilkan slider untuk mengontrol file audio yang telah ditambatkan.

II. Alat dan Bahan
  • Notepad++
  • Jquerry UI
  • Bootstrap
III. Dasar Teori

CSS
Cascading Style Sheet (CSS) merupakan salah satu bahasa pemrograman web untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam.

BOOTSTRAP
Bootstrap adalah sebuah framework css yang dapat digunakan untuk mempermudah membangun tampilan web. Bootstrap pertama kali di kembangkan pada pertangahan 2010 di Twitter oleh Mark Otto dan Jacob Thornton. Saat ini Bootstrap dikembangkan secara open source dengan lisensi MIT.

JQUERY UI
JQuery UI adalah plugin komponen user interface (hal-hal yang berhubungan dengan antarmuka pengguna) berupa interaksi, widget berfitur lengkap dan efek animasi yang berada di bawah framework JQuery.Setiap komponen dibangun sesuai dengan arsitektur kerja JQuery (menemukan sesuatu, kemudian memanipulasinya) dan memiliki kemampuan untuk menerima tema yang bermacam-macam sesuai dengan keperluan desain Slider, button, dialog boxkotak dialog/modal, accordion, tooltip, tabs, dihasilkan dari jquery ui. 

IV. Tugas

  Dibawah ini merupakan hasil praktikum yang telah saya lakukan 


Video

V. Referensi
  1. http://jsbin.com/IYUxImU/4/edit?html,css,js,output 
  2. http://www.w3schools.com/bootstrap/bootstrap_get_started.asp   

Rabu, 09 Maret 2016

Praktikum Satu Tag Audio



Laporan Praktikum 1
HTML5 Audio Tag

I.                   Tujuan
Tujuan dari praktikum ini adalah supaya mahasiswa bisa mengenal dan mengetahui cara menyajikan file audio dengan menggunakan HTML5.

II.                 Alat
Pada praktikum ini saya menggunakan notepad ++ aplikasi teks editor.

III.              Bahan
India Waale by Neeti Mohan, Vishal Dadlani, KK & Shankar Mahadevan.

IV.              Dasar Teori

1.      HTML adalah singkatan dari Hyper Text Markup Language yang merupakan sebuah format file berupa teks atau juga file yang berupa ASCII didalamnya terdapat perintah kepada web browser agar menampilkan sebuah objek atau data.
2.      HTML5 adalah versi terbaru dari HTML yang berfungsi menampilkan objek maupun data dan mampun mendukung beberapa teknologi multimedia yang baru.
3.      Tag merupakan suatu pasangan yang terdiri 2 bagian yang disebut dengan tag awal dan tag akhir. Tag awal dinyatakan dalam bentuk <nama tag> dan tag akhir ddinyatakan dalam bentuk </nama tag>.
4.      Audio Tag adalah sebuah tag yang akan menampilkan audio pada website yang akan dibuat. Dengan format <audio> dan diakhri dengan </audio>
5.      Untuk mengendalikan audio dengan menggunakan javasript pada html 5 bisa berupa play, pause, dan currentTime dengan cara, menambahkan element controls didalam tag audio. Bisa juga dengan menambahkan button dengan memberikan perintah Play(), pause() dan juga menambahkan property berupa cunrrentTime untuk mereset audio dari awal lagi.

V.                 Hasil Praktikum

1.      Percobaan 1


Hasilnya :



2.      Percobaan 2



Hasilnya :





VI.               Analisa
Berdasarkan praktikum satu ini saya mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana menambahkan tag audio dengan javascript kedalam html 5, property CurrentTime dan perintah seperti Play(), Pause().

Jumat, 12 Juni 2015

Praktikum 11 – Blender Rigging using Rigify

1. Tujuan

Membuat rigging untuk sebuah karakter bipedal (dua pedal/dua kaki). Diimplementasikan menggunakan blender rigging using rigify. 


2. Alat dan Bahan

3. Dasar Teori

A. Rigging

Rigging adalah kegiatan untuk membuat sebuah 3D model mudah untuk digerakkan. Membantu untuk lebih fokus terhadap pengaturan pose ketimbang manipulasi polygon, kompleksitas rigging bisa amat sangat bervariasi. bahkan rigging bisa dianggap dunia tersendiri yang sama kompleks-nya dengan dunia keilmuan yang lain. kalau ingin tahu seberapa luas, bisa mampir ke channel Master of Rigging di vimeo. 


B. Walk Cycle Pose

Sebuah walk cycle dapat disusun dengan mengikuti acuan pose-pose berikut
 

Walk cycle poses 


C. Blender Dope Sheet Editor

Blender dopesheet editor digunakan untuk melihat property apa saja yang terpengaruh oleh sebuah keyframe.
 

Dopesheet Editor 


D. Blender Graph Editor

Graph editor merupakan editor untuk memanipulasi spacing antar keyframe. Digunakan untuk mengimplementasikan ease in, ease out, dan constant movement.
 

Graph Editor 


E. Motion Paths

Motion path merupakan menu untuk menvisualkan kalkulasi gerakan yang dilakukan oleh blender. Salah satu kegunaan alat ini adalah untuk mengecek arcs dari sebuah gerak animasi.
 

Cube with motion path 


4. Petunjuk Praktikum

Gunakan Dope sheet editor untuk mengatur timing
Gunakan Graph editor untuk mengatur spacing
Gunakan Motion path untuk mengevaluasi arcs dan spacing
Berikut adalah contoh rigging menggunakan Rigify

5. Kegiatan Praktikum

Lakukanlah langkah-langkah praktikum berikut ini:
Download bahan yang telah disediakan
Berdasarkan petunjuk yang diberikan, buatlah rigging dari bahan tersebut. Lakukan uji rigging dengan menggunakan “Pose Mode” atau dengan menekan Ctrl + Tab
Buatlah walk cycle menggunakan rigging tersebut


(BONUS) buatlah rigging untuk karakter berikut [NightCrawler)[https://drive.google.com/file/d/0BxDGvGQJHH_OSnNKNjRNZlJsUjA/view?usp=sharing] 



6. Hasil Praktikum


hasil rigging using rigify addons 

Praktikum 10 – Walk Cycle

1. Tujuan

Membuat animasi walk cycle 

2. Alat dan Bahan

Blender 2.6+

Biped Rig by Nathan Vegdal
 

Biped rig by nathan vegdal 


3. Dasar Teori

A. Walk Cycle Pose

Sebuah walk cycle dapat disusun dengan mengikuti acuan pose-pose berikut
 

Walk cycle poses
 

B. Biped Rig by Nathan Vegdal

Ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang biped rig yang akan digunakan, diantaranya meliputi setting IK dan FK, cara penggunakan IK pada kaki untuk mengatur pose kaki. 


C. Blender Dope Sheet Editor
Blender dopesheet editor digunakan untuk melihat property apa saja yang terpengaruh oleh sebuah keyframe.
Dopesheet Editor 


D. Blender Graph Editor
Graph editor merupakan editor untuk memanipulasi spacing antar keyframe. Digunakan untuk mengimplementasikan ease in, ease out, dan constant movement.
Graph Editor
 

E. Motion Paths
Motion path merupakan menu untuk menvisualkan kalkulasi gerakan yang dilakukan oleh blender. Salah satu kegunaan alat ini adalah untuk mengecek arcs dari sebuah gerak animasi.
 

Cube with motion path 


4. Petunjuk Praktikum

Gunakan Dope sheet editor untuk mengatur timing
Gunakan Graph editor untuk mengatur spacing
Gunakan Motion path untuk mengevaluasi arcs dan spacing


5. Latihan Praktikum

Lakukanlah latihan-latihan berikut ini: 
Buatlah walk cycle sederhana dengan menggunakan extreme position dan passing position.
Modifikasi walk cycle sederhana tersebut dengan menambahkan up position dan down position.
Modifikasi walk cycle tersebut dengan menambahkan gerak naik turun bahu dan pinggul. 

6. Hasil Praktikum


Praktikum 9 – Blender Bouncing Ball Exercise


A.     Tujuan

Menggunakan Blender Bouncing Ball Exercise untuk mengenal tool animasi yang disediakan oleh blender.

B.     Alat

Blender 2.6+

C.      Dasar Teori

1.     Bouncing ball dilihat dari sudut pandang 12 prinsip animasi

 



               Bola mantul melewati layar (source: misscaptainalex.wordpress.com

Contoh bola memantul(bouncing ball) tersebut merupakan kombinasi dari beberapa konsep animasi sekaligus

diantaranya.

1.      Timing and Spacing
Timing berhubungan dengan durasi atau jumlah frame yang diperlukan oleh sebuah action. timing yang tepat akan membuat sebuah action tampil meyakinkan. berikut adalah penjelasan singkat tentang animasi yang menggunakan timing yang tepat versus animasi dengan timing yang kurang pas.

Sedangkan spacing berhubungan dengan kecepatan sebuah benda. apakah benda tersebut memiliki kecepatan konstan atau dipercepat atau diperlambat atau kombinasi dipercepat dan diperlambat.
berikut adalah variasi-variasi spacing dalam proses pembuatan animasi.


    Timing and Spacing (http://hiwulan.blogsopt.com)

2.      Arcs (lintasan gerak)
Arcs artinya lengkungan. secara umum, di dunia nyata, hampir tidak ada gerakan lurus atau diagonal sempurna. semuanya ada lengkungannya.
Pada kasus bouncing ball across screen, lintasannya akan membentuk lengkungan sebagai berikut
t



Arcs of bouncing ball across screen (www.angryanimator.com)

2.     Blender Dope Sheet Editor

Blender dopesheet editor digunakan untuk melihat property apa saja yang terpengaruh oleh sebuah keyframe.



dopesheet-editor

Dopesheet Editor

3.     Blender Graph Editor

Graph editor merupakan editor untuk memanipulasi spacing antar keyframe. Digunakan untuk mengimplementasikan ease in, ease out, dan constant movement



graph-editor


Graph Editor

4.     Motion Paths

Motion path merupakan menu untuk menvisualkan kalkulasi gerakan yang dilakukan oleh blender. Salah satu kegunaan alat ini adalah untuk mengecek arcs dari sebuah gerak animasi


cube-motion-path

Cube with motion path

D.     Petunjuk Praktikum

1.      Gunakan Dope sheet editor untuk mengatur timing

2.      Gunakan Graph editor untuk mengatur spacing

3.      Gunakan Motion path untuk mengevaluasi arcs dan spacing

E.      Latihan Praktikum

Lakukanlah latihan bertingkat berikut ini:

1.      Buatlah bouncing ball dengan gerakan vertical saja (vertical only/bounce in place/mantul di tempat)
Tirukan gerakan dari bowling ball berikut ini. Jika sudah mampu, lanjutkan ke soccer ball jika ada waktu sisa praktikum.

2.      Bouncing ball vertical

Buatlah bouncing ball dengan gerakan across the screen (melintasi layar)
Bouncing ball across the screen

bouncing-across-the-screen

3.      Buatlah bouncing ball across the screen dengan tambahan squash and stretch (penyet)


bouncing-ball-squash-stretch

4.      Bouncing ball with squash and stretch

F.      Hasil Praktikum yang diharapkan

Berikut video reel dari hasil kerja yang telah dikerjakan

1. Mantul + jalan Kesamping

2. Mantul Kebawah saja

 

 

G.     Kesimpulan yang diharapkan


Untuk membuat animasi bouncing ball yang diperlukan beberapa kali percobaan agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang diinginkan dan sesuai dengan referensi yang kita dapatkan.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cna certification